Selasa, 09 Agustus 2011

Cymbal Zildjian K Custom Dark Crash 18"

Cymbal Zildjian K Custom Dark Crash 18"



Oleh Denny


Kelebihan:

  • Sensitive

  • Dapat dijadikan sebagai light ride
  • Suaranya 'kaya'


Kekurangan:

  • Tidak ada

Zildjian memang tidak diragukan lagi pada setiap rancangan produknya. Saya telah menggunakan cymbal ini lebih dari 2 tahun, dan saya amat-sangat menyukainya (sering dibersihkan juga) dan setiap orang dilarang memegang permukaan cymbalnya, hanya boleh pinggirnya saja (sumpah). Kenapa saya sangat peduli dengan cymbal ini? Jawabannya adalah karena suaranya sangat bagus dan bila dalam keadaan bersih akan memberi inspirasi bagi saya pada saat memainkannya.



 


Detail


Setelah Zildjian sukses dengan seri K-nya maka mereka melanjutkan lagi dengan meluncurkan seri K Custom yang ternyata meraih sukses yang sama. Proses pembuatan K dan K Custom memang hampir sama, masing-masing di hammered secara manual oleh manusia sehingga menghasilkan tone yang natural dan hangat. Tetapi proses pembuatan K Custom lebih sulit dan suara yang dihasilkan juga saling bertolak. Profil dari cymbal K custom juga berbeda dengan seri K sebelumnya yang cenderung 'rata', profil K custom lebih cembung, hasil lathing lebih padat dan di hammered lebih banyak. Dan sepertinya bagian bawah cymbal juga diberi proses tambahan seperti proses yang diberi nama sanding.




Dengan melihat cymbal ini saja anda akan merasa bahwa anda tidak akan mungkin memainkan lagu-lagu keras seperti lagu-lagu dari group Limbizkit dengan cymbal ini.... karena cymbal ini teralu 'jazz'. Dan saya sendiri akan merasa tidak 'tega' untuk memukulnya keras-keras.



 


Suara


Telah disebutkan bahwa suara yang dihasilkan berbeda dengan seri K biasa. Suara K Custom mempunyai pitch yang tinggi, overtone yang kering, sangat mellow, trashy dan sangat sensitive. Memang, jika dimainkan di musik beraliran Metal saya yakin tidak akan nyambung. Ketika saya memainkannya dengan mallet, saya dapat merasakan tone yang dihasilkan sangat hangat dan lembut, seperti suara angin yang bertiup tetapi dengan tambahan suara shimmer atau sparkling disekitar kita.



Karena yang saya miliki berukuran 18", maka saya suka menjadikannya sebagai ride (dengan menggunakan stick jazz tentunya). Suaranya seperti suara ride di tahun 50-an, trashy, cocok sekali untuk memainkan swing dan bell-nya cukup nyaring. Dan saya juga suka memainkannya dengan ride pattern yang kasar (dipukul pinggirnya) sehingga terdengar suara crash yang terus menerus hampir tidak terdengar batasnya, sangat cocok untuk musik rock & roll.



 


Penutup


Cymbal ini memang hanya cocok untuk memainkan lagu jazz sampai medium rock saja, saya harap pemain drum heavy rock atau metal dapat mencari pilihan lain (tunggu review berikutnya). Memang, harga cymbal ini tidaklah murah. Harga sekarang sekitar Rp 1.900.000 tetapi cymbal ini memang sebuah 'treasure' bagi saya. Tetapi dengan harga itu saya rasa setara dengan sound yang dihasilkan dan inspirasi yang diberikan kepada anda.

Jumat, 22 Juli 2011

Men-Stem Snare Drum

Menstem Snare Drum





Tuning Snare Drum High Tension mempunyai cara yang berbeda setiap brand -nya. Tentunya untuk Pearl Championship Series mempunyai cara tersendiri pula. Berikut adalah tip-tip cara tuning Snare Drum Pearl Championship Series

1. Pilih Drumhead /membran yang tepat

Ada beberapa tipe drumhead yang biasa dipakai untuk memaksimalkan suara dari Snare Drum . Untuk head atas pilihlah yang berbahan kevlar karena memang Snare Drum Pearl Championship Series dirancang untuk tekanan tinggi. Sebaiknya memakai dari REMO Drumhead, dan ada dua tipe yaitu Falams II dan White/Blackmax . Masing-masing mempunyai karakter yang unik, namun harus kita kembalikan ke pelatih , karakter apa yang diinginkannya (Alat Drum Band).

Untuk Head bawah ada dua tipe juga, Kevlar dan Mylar. Kevlar adalah jenis drumhead yang dirajut dari bahan dasar sutra, sedangkan mylar adalah jenis drumhead yang berbahan dasar campuran kimia plastik. Kevlar untuk lebih memaksimalkan suara snappy snare dan tuning yang jauh lebih tinggi. Tapi pada dasarnya drumhead mylar sudah cukup (Alat Drum Band).

2. Pemasangan Drumhead

Prinsip dasar yang diharapkan dari Snare Drum ialah suara yang tinggi dan tekanan head yang kencang sehingga pantulan stik bisa lebih responsif. Untuk itu kunci utamanya terletak pada proses pengencangan baut (Alat Drum). Tekanan setiap sisi bautnya harus sama rata, yang paling aman adalah mengencangkan secara silang. Untuk mengetahui apakah tekanan cukup sama rata yaitu dengan memukul di daerah dekat bautnya, suaranya harus sama. Begitu juga dengan drumhead bawah. Asal tekanannya sama, drumhead tersebut bisa dikencangkan semaksimal mungkin tanpa ada resiko pecah. Tekanan atas pasti akan lebih kencang dibandingkan yang bawah, itu karena bahan kevlar yang lebih tebal pada drumhead atas. Lihat Marching Band dan Alat Marching Band

3. Nada Drumhead

Walaupun drumhead atas tekanannya lebih keras tapi nadanya harus setengah lebih rendah daripada head bawah (Drum Band). Standar tuning yaitu C untuk drumhead atas dan C# untuk head bawah. Head bawah lebih tinggi untuk mempercepat respons dari snappy snare -nya, sehingga bisa mengimbangi tekanan head atas yang kencang (Marching Drum Band).

4. Tekanan Snappy Snare

Untuk mengencangkan masing-masing nylon snare, maka posisinya off dulu. Kemudian masing-masing nylon snare dikencangkan sampai bernada dan terdengar stabil. Akan lebih baik kalau masing-masing nylon snare tersebut bernada sama. Lalu posisi on-kan snare tersebut dan posisikan bentuk nylon snare tersebut sama rata menyentuh head bawah. Jangan sampai tekanan kiri dan kanan berbeda sehingga ada posisi salah satu nylon snare miring ke atas. Setelah melihat nylon snare menyentuh sama rata di permukaan head , putar lagi knob stainer untuk memperkencang tegangan nylon stainer. Pastikan setiap permukaan nylon snare bergetar sama rata di sepanjang permukaan drumhead bawah (Alat Drum). 

5. Penambahan Peredam

Ada beberapa orang yang merasa karakter suara snare drum-nya terlalu basah, sehingga menambahkan selotip atau tape pada nylon snarenya, untuk membuat sedikit garing. Pada dasarnya untuk Snare Drum Pearl Championship Series itu tidak diperlukan, secara logika kalau nylon snarenya diredam, berarti suara snarenya akan hilang dan namanya bukan snare drum lag (Drum Band)i. Namun kalau memang dibutuhkan, tambahkan satu atau dua strip saja pada sudut yang berseberangan dari tempat posisi on/off nylon snare, sehingga tidak menggangu kerja pedal on/off tersebut.

Nah setelah itu Snare Drum Pearl Championship Series anda sudah bisa dipakai secara maksimal



source : http://myapple20.blogspot.com/

Kamis, 21 Juli 2011

Drummer Dream Theater Yang Baru

"Welcome Mike Mangini!
Well, it's been a very exciting day for all of us in Dream Theater and we are happy to finally share the news that Mike Mangini is our new drummer! He is not only a beast of a player but an incredible person as well who truly and fully understands and values everything that we strive to be as a band. Thank you for being so patient and incredibly supportive to us throughout the years and especially over the last several months. Thank you for your faith in us and your immediate and practically across-the-board acceptance of Mike Mangini as our new drummer. Thank you for the positive words about the documentary and all of your passion and dedication. The movie is our gift and our invitation into something that would traditionally be very private and I appreciate everyone's sensitivity towards that. There's a lot of work to be done, so back to the studio. JM finished tracking bass today and Jordan is recording as I type. Things are real busy around here. Can't wait for everyone to hear the new music and to begin playing live with Mike!
God Bless,
John"

Source: John Petrucci's Forum


Rabu, 13 Juli 2011

Cara Memilih Stick Drum

Drum stick! Sekarang sudah banyak sekali jenis drumstick yang beredar di Indonesia. Dari ribuan perak perpasang sampai dengan ratusan ribu perpasangnya. Beberapa merk yang dapat di andalkan dan yang beredar di Indonesia adalah: Vic Firth, Pro Mark, Johny Rabb, Zildjian, Tama, Vater, Ahead & Regal tip. Stick yang banyak dipalsukan adalah merk dari Zildjian, Pro Mark (hot rods) dan Vater. Tapi jika anda teliti, anda dapat langsung menebak bahwa stick itu palsu. Kelemahan stick palsu adalah: Kedua stick tidak tidak seimbang, kayu terasa kopong, sangat mudah patah, logo pada stick tidak rapih dan banyak yang tidak lurus atau bengkok.

Bagaimana caranya memilih stick yang baik? Untuk Stick Vater yang asli harganya berkisar antara Rp 80.000 sampai Rp 85.000. Untuk Zildjian sekitar Rp 65.000 dan untuk Pro Mark (Hot rods) harganya berkisar antara Rp 140.000. Jika stick yang anda ingin beli tidak termasuk dalam nama-nama yang telah disebutkan, maka anda harus sangat teliti dalam memilih. Ikuti langkah2 berikut:

  1. Jika stick itu dibungkus dalam plastik, segera minta kepada agar stick itu dikeluarkan agar anda dapat menelitinya.
  2. Pegang di kedua tangan dan rasakan apakah masing2 stick beratnya berbeda. Jika iya, tolak stick itu, cari yang lain. Stick yang kuat haruslah terasa sedikit berat dan tidak kopong.
  3. Jika stick tadi sudah seimbang. Gelindingkan stick itu dipermukaan yang rata seperti meja kaca atau lantai marmer. Ketika stick itu berputar, perhatikan ujung stick itu. Jika bergoyang2 maka stick itu tidak lurus. Jika tidak lurus, tolak stick itu.
  4. Coba mainkan stick itu dipermukaan yang tidak keras seperti karpet. Apakah sudah sesuai dengan selera anda?
  5. Yang terakhir adalah mengetes pitch dari stick drum itu sendiri. (kalau anda mau stick yang sempurna) Pukul masing2 stick pada permukaan ride cymbal, gunakan ujungnya. Jika kedua stick itu tidak menghasilkan pitch yang sama... tolak! Atau mungkin saran saya, simpan saja dulu dan coba yang lain. :)

Stick drum itu sendiri mempunyai beberapa ukuran. Saya akan memberikan gambaran dari stick yang kecil sampai yang terbesar. Mudah-mudahan benar. :)

  1. 7a
  2. Jazz
  3. 5a
  4. Rock
  5. 5b
  6. 2b

Saran saya sih agar memilih stick ukuran 5a saja karena dengan ukuran 'normal' seperti itu maka akan mempunyai banyak keuntungan yang diantara lain adalah: Mudah dikontrol, tidak mudah patah dan tidak merusak cymbal. O, iya pada kalimat terakhir "tidak merusak cymbal" adalah berdasarkan penelitian, bahwa stick yang terlalu besar akan lebih mudah membuat cymbal menjadi sobek. Untuk ukuran yang terlalu kecil seperti 7a adalah: Sulit untuk dikontrol, tidak tahan lama, tidak mempunyai power, jangkauan kurang dan suara pada drum kurang keras. Jadi, 5a saja. :)
Karakter masing2 merk stick. Setiap merk stick mempunyai karakter yang berbeda. Simak aja:
  • Zildjian: Stick Zidjian memang terkenal sangat kuat. Tapi ukuran dari stick Zildjian sendiri agak berbeda dari yang lainnya karena stick2 Zidljian cenderung lebih besar. Ukuran Rock sendiri sangat besar dan mempunyai tip yang besar pula.
  • Vic Firth: Benar2 'The perfect pair', semua sticknya benar2 seimbang dan mempunyai pitch yang sama. Dan yang pasti lurus semua. Tapi ada satu kelemahan, jika anda kurang beruntung anda akan mengalami 'pematahan dini' :) Bukan pernikahan Dini lho?! Jadi, masih ada kemungkinan stick yang baru anda beli 1 hari yang lalu tiba2 patah. Hati-hati.
  • Pro Mark: Satu-satunya stick yang logonya tercantum ditengah stick. Stik ini sangat kuat tetapi balancenya cukup aneh karena stick ini berat didepan.
  • Johny Rabb: Terkenal dengan inovasinya seperti Rhythm Saw. Tapi Rhythm Saw itu sendiri dapat berbahaya untuk drum karena dapat merusak bearing edge sehingga suara drum anda bisa menjadi kacau dan tidak dapat dituning.
  • Tama: Extra kuat dan merupakan yang paling nyaman di pegang. Tapi sayang, sekarang sudah sangat jarang.
  • Vater: Banyak sekali pilihannya, tetapi keseimbangannya tidak menentu alias setiap stick tidak mempunyai karakter yang sama walaupun bentuknya sama.
  • Ahead: Stick drum super mahal. Memang, cukup gaya... tapi, rebound-nya (pantulan) sangat mati dan suara drum akan terdengar tidak tajam. tapi yang pasti, sepasang stick ini dapat bertahan sendiri sampai 6 bulan!


  • Regal tip: Lars Ulrich sempat menggunakan stick ini tapi tidak lagi karena stick ini tidak tahan dingin dan menjadi mudah patah. Bagi beberapa orang mungkin akan merasa bahwa stick ini terlalu licin tapi ada juga yang mengatakan bahwa stick ini yang paling nyaman. Kelemahan dari stick ini adalah jika menggunakan nylon tip, biasanya neck pada ujung stick kecil sekali sehingga mudah patah.
  • Selasa, 12 Juli 2011

    PLAY DRUMS & READ NOTATION

    Pertama, untuk memulai belajar main drum anda tidak perlu sebuah drum. Yang anda perlukan hanya duduk didepan komputer ini. Lho? Gimana cara? That's easy!!! Buatlah delapan ketukan dengan tangan kanan anda, tapi bunyi hitungan adalah " 1 and 2 and 3 and 4 and" (bahasa inggris). Pada setiap angka dan "and" yang anda sebutkan buatlah pukulan bersamaan dengan hitungan. Lakukan!

    "one and two and three and four and"



    Sudah? Nah, itu adalah ketukan 1/8. Ingat, 1/8.



    Nah, sekarang buat ketukan dengan tangan kiri pada hitungan "two" dan "four". Tangan kanan tetap membuat ketukan seperti yang pertama. 1 2 3 4... Mulai!

    "one and two and three and four and".


    Sudah? mudahkan? Tapi itu belum semua... step terakhir adalah membuat ketukan dengan kaki kanan yang jatuhnya pada hitungan "one" dan "three". Tapi lagi2 tangan kanan dan kiri tetap melakukan hal yang sudah anda lakukan tadi, kaki kanan tinggal memperkaya ketukan2 itu. 1 2 3 4... mulai!

    "one and two and three and four and...."


    Wow! Selamat, anda sekarang sudah bisa dibilang seorang 'drummer'. Tapi ingat, itu hanya permulaan. Untuk menguasai drum secara hampir menyeluruh anda setidaknya membutuhkan waktu sekitar 6 tahun, atau bahkan lebih. :)



    Pada drumset nantinya, tangan kanan anda ditempatkan pada cymbal hihat (biasanya terletak pada sisi kiri anda) atau cymbal ride yang biasanya terletak di sisi kanan anda. Tangan kiri pada snare drum yang sudah pasti terletak diantara kaki anda dan kaki kanan ditaruh diatas pedal bass drum. Dan anda tinggal melakukan pukulan2 itu dan sambung pukulan itu sehingga membentuk beat yang panjang. Menyambung pukulan2 itu mudah, ketukannya akan menjadi...

    ""one and two and three and four and one and two and.... dst"



    Simak aja ilustrasi ini agar lebih mengerti dan jika dijadikan notasi, hasilnya adalah ilustrasi ini





    Senin, 11 Juli 2011

    10 Kelebihan Alat Musik Drumset

    10 Kelebihan Drumset









    1. Satu-satunya instrument musik yang paling cepat menghilangkan stress.Dijamin!!






    2. Satu-satunya alat musik yang tetap walaupun mati lampu.






    3. Tidak sempat lari pagi? Bermainlah drum selama 20 menit non stop (yang semangat)!






    4. Dengan melihat drumnya saja seseorang dapat mengetahui band yang akan tampil.






    5. Jika tidak ada drum dipanggung maka orang beranggapan bahwa tidak ada band.






    6. Instrument musik yang paling dapat mencerminkan sifat seseorang (di lihat dari permainan dan setup drumnya).






    7. Instrument musik yang paling atraktif. Orang lebih suka melihat pemain drum ketimbang pemain gitar, bass keyboard dll (sorry). (Sssstt... bahkan gitaris mengakuinya) :)





    8. Sebuah instrument musik yang dapat melatih koordinasi tubuh secara menyeluruh.






    9. Jika tidak ada drum, lagu yang dimainkan tidak akan terasa






    10. Drum adalah alat musik yang paling menyenangkan untuk di mainkan.

    Sabtu, 09 Juli 2011

    10 Tips penting bermain Drum

    10 Tips penting





    1. Selalu menggunakan EAR PLUG (penutup telinga) guna melindungi telinga dari kerusakan dan selalu gunakan pada saat latihan dan tampil. Sekarang banyak pemain drum yang telah mengidap penyakit tinnitus (kuping mendengung) dan sampai sekarang obatnya masih belum ada. Sayangilah pendengaran anda.

    2. Biasakan menggunakan METRONOME setiap kali berlatih sehingga tempo anda senantiasa stabil.
    3. Bermainlah dengan RILEKS, jangan tegang dan jangan membuang-buang tenaga, tidak ada gunanya.
    4. Selalu menyiapkan STICK sendiri lebih dari satu pasang jika ingin tampil.
    5. Jangan terlalu CEPAT PUAS dengan ilmu yang telah anda dapat. Cobalah menambah ilmu lagi dengan cara belajar dari guru drum yang berbeda atau dari teman anda yang lebih berpengalaman.
    6. Jangan terlalu FANATIK pada satu atau dua aliran lagu saja, hal inilah yang dapat menghambat kreatifitas pemain dan membuat permainan anda menjadi monoton dan membosankan. Cobalah berbagai macam aliran musik dan usahakan anda dapat memainkan seluruh aliran musik yang ada.
    7. Dalam permainan drum harus melibatkan FEEL atau dengan kata lain harus benar2 dirasakan, jangan asal pukul dan jangan pernah berpikiran bahwa semakin keras pukulan semakin bagus. Itu salah! Dan juga jangan berpikir bahwa semakin cepat anda bermain semakin hebat. Tidak juga, kekerasan dan kecepatan tidak ada sangkut pautnya dengan musikalitas.
    8. Selalu berlatih dari TEMPO yang lambat dan jika sudah sangat terbiasa, tingkatkan temponya perlahan-lahan. Anda harus belajar berjalan dulu baru bisa lari.
    9. DENGARKAN pada musisi lainnya, jangan hanya terfokus pada diri sendiri, dengarkan yang lain.

    10. Jadilah pemain drum yang KREATIF, beri variasi pada setiap permainan drum yang anda dapat. Karena drum masih merupakan sesuatu yang 'baru', masih banyak variasi baru yang bisa anda dapatkan.





    Note: Untuk EAR PLUG anda dapat membelinya di apotik yang besar atau di toko yang menjual perlengakapan militer. Untuk metronome disetiap toko musi pasti ada, dan carilah yang digital.








    Kamis, 07 Juli 2011

    RUDIMENT/BASIC STICKING

    Rudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak digunakan.

    Keterangan:
    R = Tangan kanan memukul
    L = Tangan kiri memukul


    Single Stroke
    R L R L R L R L


    Double Stroke
    R R L L R R L L


    Triple Stroke
    R R R L L L R R R L L L


    Paradiddle
    R L R R L R L L


    Paradiddle-diddle
    R L R R L L


    Triplet/rough
    R R L R R L atau L L R L L R

    Rabu, 06 Juli 2011

    Teknik memukul: RIMSHOT!!!



    Masih banyak drummer-drummer baru, bahkan yang sudah lama bermain drum tidak mengetahui pukulan yang dinamankan rimshot.


    Suatu hari ketika saya menjadi salah seorang tim penilai pada saat audisi festival drum (music) tahun 2000, saya melihat 2 atau 3 orang drummer yang main dengan pukulan yang keras, tetapi kenapa suara snare-nya tetap saja tidak terdengar (terdengar sih, tapi suara pelan dan tidak tajam). Dan sepertinya dia mencoba memukul keras-keras snarenya supaya terdengar, tetapi sia-sia. Kemudian saya lihat yang ternyata dia tidak menggunakan teknik Rimshot pada snare-nya sehingga suaranya pelan dan tidak tajam.


    Banyak drummer yang susah payah mencari suara snare yang bagus, sampai-sampai mereka mengganti head, men-tune snarenya dengan tensi yang berbeda-beda dan bahkan ada juga yang sampai membeli snare baru. Mereka tidak tahu kuncinya untuk mendapatkan suara snare yang tajam dan bagus...yaitu Rimshot!


    Sebenarnya tidak ada salahnya anda tidak menggunakan rimshot. Teknik memukul biasa sering digunakan pada lagu-lagu country, pop. Tetapi jika anda memainkan musik rock, fusion, funk, latin, jazz dan metal yang anda butuhkan andalah RIMSHOT!


    Jika anda belum tahu mengenai rimshot, lihatlah gambar dibawah ini.








    Ini adalah pukulan biasa. Ujung stick hanya memukul drumheadnya saja, suara yang dihasilkan tidak terlalu fokus apalagi jika dipukul keras dan drumheadnya akan cepat menjadi cekung.







    Ini adalah pukulan Rimshot. Stick mengenai drumhead dan rim pada snare secara bersamaan, sehingga suara yang dihasilkan nyaring, penuh dan tajam, dengan pukulan seperti ini maka drumhead, rim dan shell akan 'bersuara' sehingga lebih terdengar karakter snare drumnya. Biasakanlah bermain dengan menggunakan teknik ini. Teknik ini merupakan keharusan jika anda hendak rekaman. Jadi, biasakanlah menggunakan teknik ini pada setiap lagu yang anda mainkan.




    Senin, 04 Juli 2011

    Cara memegang stick dan posisi kaki pada pedal

    Cara memegang stick dan posisi kaki pada pedal




    Ada dua cara memegang stick:


    1. Matched grip (lihat gambar I)
    2. Traditional grip (lihat gambar II)



       

     


    Matched grip mempunyai 2 cara memegang yang berbeda:



       


    A. Closed hand/tangan tertutup dimana pukulan sangat mengandalkan lengan dan pergelangan tangan sehingga pukulan menjadi kaku dan tangan cepat lelah, kecepatannya pun sangat terbatas.


    B. Open hand/tangan terbuka dimana ibu jari dan telunjuk yang digunakan untuk menjepit stick, sedangkan ketiga jari lainnya seperti jari tengah, jari manis dan kelingking berperan untuk mendorong stick. Ketika stick yang didorong menyentuh drumhead, maka secara otomatis stick akan memantul kembali, gunakan pantulan itu untuk membuat pukulan berikutnya (ketiga jari mendorong stick itu kembali). Lakukan secara berulang-ulang, seperti mendribble bola basket saja.








    Traditional grip




    Perbedaan grip ini adalah pada tangan kiri, dimana stick dijepitkan di ibu jari dan ditaruh diantara jari tengah dan jari manis. Ibu jari yang berperan untuk mendorong stick. Sedangkan untuk tangan kanan cara memegangnya tidak ada perbedaan, seperti matched grip saja Traditional grip memang lebih sulit untuk dilakukan ketimbang matched grip karena mengontrol tangan kiri jauh lebih rumit.







    Awal dari Traditional grip

    Traditional merupakan cara memegang stick yang pertama digunakan, dimulai dari tahun 1600. Sebenarnya traditional grip diperlukan untuk keperluan drummer marching band pada saat itu yang dimana mereka menaruh snare drum dengan cara mengikatnya (seperti tas) dan talinya dilingkarkan dibahu, sehingga posisi snare drum miring kearah kanan. Karena posisinya miring kearah kanan, maka tangan kiri memakai grip yang berbeda dengan tangan kanannya guna untuk meraih snare drum tersebut (tangan kiri seperti memegang pensil, tetapi stick ditaruh diantara 2 pasang jari dan dijepitkan di ibu jari).


    Tahun 1840 drumset baru ditemukan (snare, bass dan tom-tom) dimana tiga drum dimainkan dengan satu orang. Karena traditional grip merupakan kebiasaan turun-temurun yang berawal dari marching, maka traditional grip digunakan juga pada drumset. Kemudian lagi-lagi kebiasaan ini berlanjut dengan akhirnya pada pertengahan tahun 1960, Ringo Starr (drummer The Beatles) mengambil langkah maju dengan memegang stick pada posisi yang sama (tangan kiri sama seperti tangan kanan), sehingga seperti orang yang memegang dua buah palu. Yang kemudian dinamakan matched grip. Ternyata dengan menggunakan matched grip maka dengan mudah pemain drum dapat mengeluarkan power/tenaga yang diinginkan dan juga pukulan pada tangan kirinya menjadi lebih akurat.



    Dan akhirnya keduanya pun dapat digunakan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum, untuk lagu yang lembut dan memerlukan sentuhan, maka traditional griplah yang 'bebicara', sedangkan untuk memainkan groove/beat yang solid dan lagu yang lebih modern (rock), matched grip yang paling cocok.



     


    Menginjak pedal


    Cara menginjak pedal ada 2 macam yaitu:


    1. Heel down (lihat gambar A)

    2. Heel up (lihat gambar B)


       


    Kedua posisi kaki tersebut dapat dilakukan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum. Jika anda pemain jazz (swing, pop jazz) maka heel down merupakan pilihan yang tepat, tetapi jika anda pemain rock atau fusion dan funk maka heel up diperlukan untuk menciptakan groove yang lebih solid karena kecepatan dan kekuatan kaki akan bertambah.


    Heel down sangat mengandalkan pergelangan kaki untuk memukul. Jadi, anda jangan berharap untuk medapatkan pukulan yang keras dengan posisi ini, hanya buang-buang tenaga saja.


    Heel up menggunakan ujung kaki untuk menginjak pedal sehingga semua tenaga dapat dikerahkan. Untuk mendapatkan kecepatan yang lebih pada saat heel up, posisi kaki dimundurkan sehingga pada saat menginjak pedal (pada saat menginjak pedal kaki jangan ditahan tapi dilepas kembali), maka pedal akan kembali pada posisi semula karena ditarik oleh pegas dan anda tinggal menginjaknya lagi untuk memukul.












    Apaan sih drum?



    Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.



    Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12x10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14" keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.



    Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara "Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.



    Snare drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10" sampai 15", tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa' dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.



    Cymbal, lagi-lagi merupakan 'nyawa' bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk...). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu:





    1. Hihat cymbal:

      'Jantungnya' cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8" sampai 15". Ukuran standart 14"



    2. Ride cymbal:


      Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18" sampai 22". ukuran standar 20"



    3. Crash cymbal:

      Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13" sampai 22" tergantung dari selera pemain.



    4. Efek cymbal:

      Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi 'warna' khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6" sampai 12" dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16" sampai 22".



     


    Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:





    1. Pedal:

      Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.



    2. Hihat stand:

      Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda.



    3. Cymbal stand:

      Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.



    4. Snare stand:


      Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda.



    5. Tom holder/tom stand:

      Berguna untuk memasang tom-tom.




    Drumhead mempunyai ukuran, type, fungsi dan ketebalan yang berbeda. Drumhead terdiri atas 3 bagian; Pertama Batter head, yaitu drumhead yang dirancang khusus untuk dipukul. Kedua, Resonant hanya ditaruh pada bagian bawah tom-tom dan bagian depan bass drum. Head ini tidak untuk dipukul, head ini berguna untuk memberi 'hidup' pada tom-tom dan bass drum. Dan terakhir adalah snare side, khusus hanya untuk ditaruh dibagian bawah snare untuk mendapatkan suara snare wirenya. Snare side merupakan head yang paling tipis. Ingat, tidak untuk dipukul.

    7 jam 1 menit

    7 jam 1 menit

    Dua orang ibu rumah tangga sedang berbincang mengenai kehebatan suami mereka diatas ranjang.
    “Suami saya sanggup melakukan hubungan sex selama 1 jam”
    “Wah, itu sih nggak ada apa-apanya dengan suami saya. Suami saya sanggup melakukannya dalam 7 jam 1 menit. Padahal suami saya buta lho”
    “Wow, hebat sekali! Bagaimana suami ibu melakukannya?”
    “Selama 7 jam dia mencari lubang, setelah itu bercinta 1 menit”